1 | 2 | 3 | 4

GTK- Malang,“Banyak produk-produk inovasi yang harus  diapresiasi”, kata Pak ris Erlangga (BKLM Kemendikbud) Selasa(11/11)Balava hotel, terlebih kita sebagai pelayan publik

harus menerapkan birokrasi yang akutabilitas good goverment. Pemerintahan yang baik tergantung dengan kualitas layanan. Evaluasi pelayanan publik terkait dengan sistem yang ada perubahan.

“Kita harus ada keinginan capaian atau prestasi sebagai sasaran  mencapai tujuan hasil survey kepuasan masyarakat.hal itu disampaikan pada sesi pembukaan pada “Reviu Standar Pelayanan Publik” , dengan peserta dari Unit Pelayanan Teknis (UPT) dan direktorat dilingkungan Kemendikbud dalam rangka Revie Inovasi Pelayanan publik.

Dalam pesannya disampaikan apakah inovasi ini apakah efektif atau tidak dan target audiency orang yang dilayani efektif & efisien, minimal inovasi sudah diterapkan dalam waktu 1 tahun dan melalui kesepakan yang akan dilombakan dari Menpan.

 

kompetisi internal dilakukan untuk menyongsong inovasi th. 2020 dan ini dapat menjadi program nasional sehingga ada peningkatan pelayanan publik dan bukan hal terpisah untuk grand design RB 2010-2025 menjadi Pemerintahan Kelas Dunia th.2025. dengan percepatan melalui gerakan One Agency One Innovation. ompetisi Inovasi Pelayanan Publik sebagai Upaya terintegrasi. (hmy)

Atas nama Pimpinan dan seluruh Staf Pusat Pengembangan

dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika Malang (PPPPTKBOE Malang),  Ikut Berdukacita sedalam-dalamnya atas Musibah di UPT SDN Gentong,Kota Pasuruan.

Semoga korban sakit segera diberi kesembuhan, korban meninggal diberikan ampunan dosa-dosanya  dan diberikan tempat disisi Allah SWT, dan Keluarga yang ditinggalkan diberikan Keihklasan,Ketabahan. 

Rabu,(6/10) Santunan disampaikan langsung Oleh Dr.H Subandi., M.M (plt.Kepala P4TK BOE Malang) bersama rombongan manajemen kedua institusi, bagi orangtua keluarga korban baik guru dan  siswa yang  meninggal.

Rombongan kedua institusi ini diterima langsung oleh kepala Sekolah SDN Gentong Pasuruan, sekaligus untuk melihat secara gedung sekolah  yang terkena musibah. mudah-mudahan institusi terkait akan segera memberi bantuan pemulihan gedung sehingga proses belajar mengajar dapat segera dipulihkan.(hmy)

P4TK BOE Malang, Rabu(6/10) Tim duta WBK P4TKBOE Malang mengembang

Published on Saturday, 26 October 2019 23:53 Written by muharyoso

“Siapa public relations atau humas?, dan kita cenderung lupa siapa humas?,”kata Riki Arswendi pembicara yang diundang GTK (Guru Tenaga Kependidikan) pada kegiatan Bimtek Peningkatan Strategi Hubungan Media, diikuti peserta lingkup jajaran kemendikbud GTK dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) seluruh Indonesia, Jum'at,(25/10) Sahira Boutiq Hotel Bogor.

Banyak kiat dan tip yang disampaikan pada peserta bimtek, diantaranya  peran humas/public relations dalam organisasi melalui media relations, bagaimana membangun hubungan yang baik dengan pekerja media. "tidak selalu menggunakan pakem 5W +1 H,"terangnya.

“Untuk menjalin hubungan kebersamaan dengan media banyak yang dapat kita lakukan, salah satunya ajak wartawan  lakukan gathering, wartawan itu harus jadi teman," ungkapnya dengan lantang.

Ya... dibalik sosoknya  yang cukup muda Riki, salah satu dosen dari Mercu Buana, sekaligus praktisi ilmu komunikasi yang aktif dengan segudang pengalaman dalam hal tulis menulis dibeberapa media, bahkan juga sebagai Trainers. Killer dimata mahasiswanya namun hasil output menghasilkan mahasiswa yang berkualitas. 

Materi  powerpoint 13 slide disampaikan cukup menarik, dengan suara lantang dengan penguasaan materi yang baik membuat peserta yang rata-rata usia tidak muda lagi, tadinya terkantuk-kantuk mengingat  padatnya materi sebelumnya, menjadi bersemangat muda kembali, ikuti ritme pemateri.

Antusias peserta terbukti sangat tinggi terlihat, ketika diakhir sesi materi, memberikan  penugasan pada peserta, untuk menulis suatu berita cukup hanya 5 menit, dilanjutkan dengan menilai hasil tulisan para peserta.(hmy)

Kepala sekolah dan Instruktur pendamping dari PPPPTK BOE Malang (Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika) beserta siswa didik SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Senin, (25/10) antusias sangat tinggi ketika demo menunjukkan hasil ekpose berupa cara keja  Kompor Gas berbahan Bakar  oli bekas, saat Expose Eksternal Sistem pembelajaran Berbasis STEM  di SMK Muhammadiyah 3  Yogyakarta.hal tersebut telah dirilis olah surat kabar Suara Merdeka Yogyakarta.

Kegiatan Ekpose dan pengimbasan ini sebelumnya sudah melalui tahap ke empat  diawali dengan kegiatan  In Service Training 5 hari dilanjutkan  pendampingan 1 selama 3 hari , pendimpingan 2 dilaksanakan 3 hari dan yang terakhir Ekpose dan Pengimbasan 4 hari.

Program Kementerian Pendidikan melalui GTK dengan melibatkan Unit Pelayanan Teknis (UPT) PPPPTK BOE Malang melalui Alokasi DIPA 2019 ini diharapkan dapat berimbas pada sekolah –sekolah lain untuk menerapkan metode  pembelajaran STEM (Science Teknologi Enginering dan Mathematic), metode ini melibatkan siswa aktif dengan orintasi pada hasil dengan terlibat diskusi, perencanaan hingga proses pembuatan alat.semoga dengan pola Stem ini dapat meningkatkan skill siswa didik menjadi berkualitas dan dapat menekan angka pengangguran pada SMKuntuk menjai entrepreneur-entrepreneur muda.(hmy/mis)

Pemberitaan satu dengan yang lain tidak ada kesamaan, untuk itu tugas dari bapak ibu melalui media massa, media online dan media sosial untuk dapat menyeimbangkan pemberitaan agar kedepan lebih berkualitas, hal tersebut disampaikan Pak Susilo ( Kabag Umum dan Kerjasama) dalam pengarahan pada peserta Bimtek Peningkatan Strategi Hubungan Media dilingkungan Ditjen GTK, Kamis (24/10) Sahira Butik Hotel Bogor

Disampaikan dalam pesannya bahwa kegiatan ini untuk membina hubungan  lebih baik dengan media massa agar dapat memberikan citra positif bagi suatu lembaga, dengan tambahan pengetahuan agar lebih baik lagi dengan berbagi pengalaman dengan narasumber.

Pesan pak Ses “Jika belum jelas dapat ditanyakan pada narasumber” agar lebih jelas sehingga ada korelasi antar media, terutama yang berhubungan dengan guru” ,kata beliau,direncanakan akan mendatangkan beberapa pakar narasumber dari beberapa media seperti NCS Media com, Universitas Mercubuana,dan BKLM Kemdikbud

Dalam pengarahannya beliau menyampaikan pesan pak Sesditjen, jika untuk menulis  tulislah paling banyak tentang guru, dan mohon untuk mengirimkan  hasil tulisan atau majalah  kedirektorat-direktorat, tutup beliau sekaligus  membuka secara resmi kegiatan Bimtek Peningkatan Strategi Hubungan Media ( Media Massa, Media Online, Media Sosial dan Media Internal dilingkungan Guru Tenaga Kependidikan, sebelumnya disampaikan laporan oleh Bu Ubay selaku(Kasubag Kerjasama GTK).(hmy)

Published on Friday, 11 October 2019 23:50 Written by muharyoso

“Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya”, kata Bp.Dr.H. Subandi (Plt. Kepala P4TK BOE Malang) ketika menyampaikan arahannya tentang pentingnya pendidikan karakter pada peserta’Rakortek Banpem Program PKB melalui PKP Berbasis Zonasi”, Kamis(10 s.d 12 Oktober 2019) Savana hotel, dengan peserta dari external Dispendik, Bendahara dan Operator serta dari internal P4TK BOE Malang: staf, Widyaiswara dan Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP).

”Budaya lokal harus dipelihara dan itu menumbuhkan karakter dengan pemberian ruang budaya” beliau menambahkan. Pelatihan berbasis Zonasi melibatkan narasumber, guru dan mitra mengacu 5 In (kelompok kerja)–3 On (Sekolah sasaran).Dalam paparannya diketengahkan tentang Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia Masa Depan, yang berkarakter dan harus ditanamkan sejak dini.

“Adakah yang perlu disombongkan pada manusia"?, tanya pak Subandi pada semua peserta, melalui pesannya mengingatkan, agar kita selalu pandai bersyukur atas nikmat yang telah diberikan dan tidak sombong. Beliau menegaskan agar untuk penyelesaian administrasi dalam kegiatan bantuan pemerintah ini (Banpem), dapat tertib administrasi sesuai ketentuan yang ada dan dapat berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan, sehingga kegiatan Banpem dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Dalam menyelesaikan target kegiatan berlangsung hingga malam, dibagi menjadi beberapa kelas diantaranya kelas administrasi  terkait dengan pertanggungjawaban keuangan SPJ, laporan dll oleh bendahara sedangkan kelas data peserta diselesaikan staf Data Informasi (DAI) dan  pembuatan kelas pada Learning Management System (LMS) dituntaskan staf PTP serta pembuatan soal diselesaikan Widyaiswara (WI). Secara resmi  kegiatan berlangsung tiiga (3) hari ditutup oleh Dr. Abd,Rochim (Kabag Umum P4TK BOE Malang).(hmy)

“Terkait formasi mohon CPNS, pegawai/guru yang diangkat  hendaknya sesuai formasi ketentuan, jangan setelah diangkat  ditempatkan di sekolah yang sudah penuh, Cuti Guru apakah sudah sesuai ketentuan ASN, Guru harus mempunyai kompetensi diabad 4.0 hal tersebut terkait dengan peradaban teknologi yang semakin cepat”, Kata Bp. Wisnu Aji (Sesditjen GTK Kemendikbud) dalam pengarahan   dihadapan 250 peserta Sosialisasi dan Uji Publik Rancangan Regulasi Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan di Vasa hotel Surabaya.

Pelaksana Kegiatan GTK Kemendikbud, Senin(7 s.d 9 Oktober2019),dibuka secara resmi Bp.Wisnu Aji (Sesditjen)  diikuti 250 peserta dari Wilayah Jawa Timur, Surabaya, Pasuruan, Surabaya, Sidoarjo, Ngawi, Kalimantan Selatan, Kaltim, Samarinda, Balikpapan. Peserta dari jajaran Dinas Pendidikan, BKD, Pengawas Sekolah,Kepala Sekolah, Guru berprestasi dari Tingkat TK, SD,SMP,SMA dan SMK.

Disampaikan pula bahwa “Guru bukan satu-satunya sumber belajar, dan siswa nantinya lebih pintar daripada guru” kata pak Wisnu pada peserta Uji Publik,”namun peran Guru tidak tergantikan terkait kasih sayang, karena guru sebagai fasilitator bagi siswa-siswanya sebagai sumber belajar yang baik dan yang cocok, Guru juga sebagai Katalisator agar dapat menemukan potensii peserta didik untuk bekal dikemudian hari, ditegaskan pula, untuk kecakapan siswa hendaknya harus mampu berkomunikasi dengan berbagai bahasa dan mampu menguasai teknologi Informasi yang merupakan syarat mutlak kecakapan siswa.

Kegiatan berlanjut sesuai agenda  dengan materi  beberapa narasumber diantaranya; Paparan tentang Permendikbud Nomor 32 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan dan Kebijakan Zonasi Pendidikan, berlanjut dengan Permendikbud  Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah, dan Paparan Permendikbud Nomor 16 Tahun 2019 tentang  Perubahan atas Permendikbud Nomor 46 Tahun 2016 tentang Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik, Permendikbud Nomor 19 tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan penghasilan Guru PNSD., berlanjut dengan Uji Publik Rancangan Regulasi tentang : Peraturan Presiden tentang Pengendalian Formasi Guru dan  peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Cuti  Guru.

Instrumen Uji Publik hard dan online disampaikan  peserta pada akhir kegiatan, untuk  diisi oleh masing-masing peserta dan didiskusikan untuk dipaparkan pada masing-masing kelompok.(hmy)

Created on Monday, 30 September 2019 Last Updated on Monday, 30 September 2019 Published Date Written by muharyoso

P4TKBOE Malang, Jum’at ( 27/09). di gedung Bima Hall Lt. 2, In House Training ( IHT) Pendampingan Pemantapan Sasaran Kinerja Pegawai

Sehubungan dengan diterimanya SK jabatan baru bagi beberapa staff di lingkungan PPPPTK BOE Malang. Pengisian SKP dilaksanakan selama 3 hari,diikuti  40 peserta dengan jadwal 2 hari pendampingan pengisan SKP dengan format baru dipandu Bp. Toni, dilanjutkan hari ke 3 materi Aplikasi berbasis Android “SIMPAN” (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Berbasis Android) yang akan segera diimplementasikan kepada seluruh pegawai di lingkungan PPPPTK BOE Malang. 

Tiga (3)  aplikasi berbasis Dekstop (MANPEG), berbasis Android (SIMPAN)  dan berbasis WEB  telah diimplementasikan ini saling terhubung di database server bagian kepegawaian.

Created on Monday, 23 September 2019 Last Updated on Monday, 23 September 2019 Published Date Written by muharyoso

“Sebagai guru harus bisa berinovasi..berkarya dalam mengemban perkembangan yang semakin maju”, ungkap Dr.H.Subandi,, M.M (Kepala Plt. P4TK BOE Malang) pada sesi kegiatan pembukaan,dihadapan 160 peserta  Diklat dan Uji Kompetensi Keahlian  (UKK) Guru SMK, Senin (23/09) di Aula Mitreka Satata, direncanakan kegiatan akan berlangsung  2 minggu.(bbj/hmy)

 

Created on Thursday, 26 September 2019 Last Updated on Thursday, 26 September 2019 Published Date Written by muharyoso

“Menyesuaikan dengan perkembangan di Era digital pembuatan naskah video hendaknya harus inovatif, menarik, mudah dimengerti dan dapat diterima masyarakat,”kata  Bu Siti Ubaydah (Kasubbag Kerjasama) mengawali laporannya dalam Bimtek Pelatihan Pembuatan Naskah Video Pulikasi dan Iklan layanan Masyarakat (ILM) di lingkungan Ditjen GTK Kamis (26/09) Hotel Horison-Bekasi.

Hal senada ditegaskan Pak Susilo (Kepala Bagian Umum dan Kerjasama), bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia(SDM) dalam mengemas suatu informasi agar lebih menarik walau hanya menggunakan  (HP).

Beliau berharap dengan Bimtek Video Publikasi yang bertahap mulai dari pembuatan naskah, kedepannya media publikasi dalam bentuk video dilingkungan Ditjen GTK lebih meningkat kreatif, inovatif, komunikatif dan pesannya mudah diterima audience.

Lebih lanjut dalam Iklan Layanan Masyarakat (ILM) “Bagaimana iklan layanan masyarakat itu dapat tampil baik, menarik dan tidak membosankan?, mengingat bahwa publikasi akan mengangkat nama baik institusi,” pungkasnya.

Kegiatan dilaksanakan 3 hari dengan mendatangkan para narasumber yang kompeten dibidangnya dari Pustekom dan praktisi PT.3 Pundi Respati. dengan peserta dari lingkup Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan, Direktorat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT).(hmy)

@ 2019 Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika

Please publish modules in offcanvas position.